Rabu, 8 April 2009

PEMAHAT KATA

(Delima Pejuang Bahasa Melayu)

Alam bahasa
penuh seni bicara
bagai bunga pagi
mekar harum sukma
mengisi taman budaya
sebuah kota bangsa

Disinilah pemahat kata;
mengukir kias budi
pemurni suci hati
mentafsir nilai fikir
melakar akal tamsil
memaknakan jati rasa
bangsa yang berperibadi

Kini, taman budaya ini
kian sepi
setelah pemahat kata
mati tertimbus ruap kota
yang tidak lagi punya bangsa!

3 Mac 2009
Kuala Lumpur

Tiada ulasan:

Catat Ulasan